Leave a comment

Variasi Rasa ASI Mempengaruhi Selera Makan Anak

Hasil penelitian terbaru di Denmark menunjukkan bahwa ternyata makanan ibu dapat mempengaruhi rasa ASI dan bertahan hingga 8 jam. Selain meneliti pengaruh makanan ibu terhadap rasa ASI, mereka juga meneliti bagaimana variasi rasa makanan pada ASI tersebut dapat mempengaruhi selera makan anak di kemudian hari.

Dalam sebuah artikel mengenai fisiologi & perilaku, Helene Hausner menuliskan bahwa masa bayi dan anak-anak merupakan masa yang sangat reseptif terhadap pembelajaran sensorik dan kognitif, dimana kebiasaan yang terbentuk pada periode ini akan sangat berpengaruh pada pilihan dan selera makan anak di kemudian hari.

Hasil studi yang lain juga menunjukkan bahwa ternyata, pengenalan rasa sudah dimulai sejak bayi masih dalam kandungan. Dalam studi tersebut, terlihat bahwa bayi yang kepada ibunya selama hamil dan menyusui diberikan jus wortel, ternyata lebih menyukai wortel sebagai makanan padatnya.

Karena itu penting bagi orang tua untuk mengetahui saat-saat penting bayi mereka untuk belajar mengenal berbagai variasi rasa. Dengan demikian, tidak akan sulit bagi orang tua untuk mengenalkan berbagai jenis makanan kepada anak nantinya. Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. Gary Beauchamp, direktur Monell Chemical Senses Center di Philadelphia (dikutip dari Telegraph, Senin, 21-02-2011), bahwa anak-anak akan akrab dengan rasa buah dan sayur jika ibu sering mengonsumsi makanan tersebut saat sedang dalam masa menyusui. Sebaliknya jika yang diberikan adalah susu formula maka anak memiliki rasa yang sama setiap harinya.

“Periode yang sangat sensitif bagi bayi untuk belajar mengenal rasa adalah pada rentang usia 2-5 bulan. Jika kita bisa meningkatkan konsumsi sayuran pada ibu hamil dan menyusui maka hal ini akan berdampak terhadap pilihan makanan anak nantinya”, ungkap Dr.¬†Beauchamp.

Preferensi rasa dihasilkan melalui kombinasi antara gen warisan yang membuat seseorang lebih peka terhadap rasa tertentu, dengan molekul dari bau yang timbul. Bayi yang diberi ASI akan secara rutin menerima variasi rasa berbagai makanan melalui air susu ibunya sekaligus merangsang indera pengecapnya. Temuan ini menambah bukti bahwa paparan rasa yang berbeda selama awal kehidupan akan berdampak pada jenis makanan yang disukai atau tidak disukai saat dewasa nanti.

Dalam hal gizi, kandungan susu formula mungkin bisa menyerupai gizi yang ada di dalam ASI. Tapi jika dilihat dari sudut pandang sensorik, maka susu formula tidak bisa memberikan rangsangan terhadap berbagai variasi rasa.

Dr. Beauchamp mempresentasikan hasil temuannya ini dalam American Association for the Advancement of Science di Washington. Selain itu studi ini juga telah diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: